PPh pasal 25 dan Cara perhitungannya



1. apa yang anda ketahui tentang PPH pasal 25?
Pengertian PPh Pasal 25
Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh Pasal 25) adalah pembayaran Pajak Penghasilan secara angsuran. Tujuannya adalah untuk meringankan beban Wajib Pajak, mengingat pajak yang terutang harus dilunasi dalam waktu satu tahun. Pembayaran ini harus dilakukan sendiri dan tidak bisa diwakilkan.
Perhitungan PPh Pasal 25
dihitung sebesar PPh yang terutang pajak tahun lalu, yang dikurangi dengan:
  • Pajak penghasilan yang dipotong sesuai Pasal 21 (yaitu sesuai tarif pasal 17 ayat (1) bagi pemilik NPWP dan tambahan 20% bagi yang tidak memiliki NPWP) dan Pasal 23(15% berdasarkan dividen, bunga, royalti, dan hadiah - serta 2% berdasarkan sewa dan penghasilan lain serta imbalan jasa) - serta pajak penghasilan yang dipungut sesuai pasal 22 (pungutan 100% bagi yang tidak memiliki NPWP);
  • Pajak penghasilan yang dibayar atau terutang di luar negeri yang boleh dikreditkan sesuai pasal 24; lalu dibagi 12 atau total bulan dalam pajak masa setahun. 
Tarif PPh Pasal 25
  • Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu (WP – OPPT), yaitu yang melakukan usaha penjualan barang, baik grosir maupun eceran, serta jasa – dengan satu atau lebih tempat usaha. PPh 25 bagi OPPT = 0.75% x omzet bulanan tiap masing-masing tempat usaha.
  • Wajib Pajak Orang Pribadi Selain Pengusaha Tertentu (WP – OPSPT), yaitu pekerja bebas atau karyawan, yang tidak memiliki usaha sendiri. PPh 25 bagi OPSPT = Penghasilan Kena Pajak (PKP) x Tarif PPh 17 ayat (1) huruf a UU PPh (12 bulan).
Tarif PPh 17 ayat (1) huruf a UU PPh adalah:
  • Sampai Rp 50.000.000 = 5%
  • Rp 50.000.000 – Rp 250.000.000 = 15%
  • Rp 250.000.000 – Rp 500.000.000 = 25%
  • Di atas Rp 500.000.000 = 30%
Pembayaran angsuran PPh 25 untuk Wajib Pajak Badan yaitu = Penghasilan Kena Pajak (PKP) x 25% (Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf b UU PPh).
Batas Waktu Pembayaran PPh Pasal 25
Misalnya: untuk bulan Maret 2014, angsuran PPh 25 harus dibayar paling lambat 15 April 2014. Jika batas waktu penyetoran jatuh pada hari libur (termasuk Sabtu, Minggu, hari libur nasional, dan Pemilihan Umum), maka pembayaran masih dapat dilakukan pada hari berikutnya – sesuai Pasal 3 Peraturan Menteri Keuangan No.184/PMK.03/2007, yang kemudian diubah lagi sesuai Peraturan Menteri Keuangan No.80/PMK.03/2010.
Sesuai Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-22/PJ/2008 pada 21 Mei 2008, pembayaran harus dilakukan dengan membawa Surat Setoran Pajak (SSP) atau dokumen sejenisnya.
Untuk melakukan setoran pajak, Anda harus membuat ID Billing terlebih dahulu. OnlinePajak menyediakan layanan pembuatan ID Billing secara online yang mudah, cepat dan akurat.
source : https://www.online-pajak.com/pph-pajak-penghasilan-pasal-25
2. Perhltungan Angsuran PPh Pasal 25
Jumlah Pajak Penghasilan Tuan TAPA yang terutang sesual dengan SPT Tahunan PPh 2014 sebesar Rp50.000.000.
Jumlah kred1t pajak Tuan TAPA pada tahun 2014 adalah Rp 21.500.000,- dengan rincian sebaagai berikut:
• PPh Pasal 21 Rp. 10 000.000,-
• PPh Pasal 22 Rp. 5.000.000,-
• PPh Pasal 23 Rp. 3.000.000,-
• PPh Pasal 24 Rp. 3.000.000,-
berapa besarnya angsuran PPh Pasal 25 Tuan TAPA untuk tahun 2015
Pajak Penghasilan yang terutang berdasarkan SPT Tahunan PPh tahun 2000
=
Rp
50.000.000,00
Dikurangi dengan :



PPh yang dipotong pemberi kerja (PPh Pasal 21)

Rp
10.000.000,00
PPh Pasal 22

Rp
 5.000.000,00
PPh Pasal 23

Rp
 3.000.000,00
Kredit pajak luar negeri (PPh Pasal 24)

Rp
 3.000.000,00



______________
Jumlah
=
Rp
21.500.000,00
Dasar Perhitungan PPh Pasal 25 
=
Rp
28.500.000,00
Besarnya angsuran PPh yang harus dibayar sendiri setiap bulan dalam tahun 2001 adalah :
= Rp 28.500.00,00/12 = Rp 2.375.000,00.


Share:

Konteks Penelitian dan Penarikan Sampel

  1. Populasi dalam konteks penelitian diartikan sebagai keseluruhan elemen atau satuan yang ingin diteliti. Silahkan diskusikan populasi dalam penelitian anda dengan menentukan batasan populasi mencakup isi, cakupan, dan waktu
Diketahui bahwa perlu adanya batasan yang jelas tentang populasi yang harus diteliti. Untuk memberikan batasan yang jelas, maka rumusan sebuah populasi sebaiknya mencakup tiga unsur, yaitu isi, cakupan, dan waktu.
Contoh tingkat pemahaman Wajib Pajak Orang Pribadi KPP x tentang materi  Cara Penyampaian SPT Tahunan melalui e-Filing
Isi : Wajib Pajak Orang Pribadi KPP X
Cakupan : yang sudah menyampaikan SPT Tahunan Orang Pribadi melalui e-Filing
Waktu : Tahun 2018 (SPT Tahunan disampaikan 1 tahun 1 kali)

Source modul penelitian social hal 5.4
  1. kemudian tentukan pula sampel dari penelitian anda tersebut sesuai dengan tekik penarikan sampel yang anda pilih
Saya memilih teknik ini karena jumlah populasi lebih dari 1000 orang.

Teknik Penarikan Sampel Sistematis (Systematical Sampling)
Teknik ini akan mudah digunakan jika jumlah populasi sangat banyak dan sifatnya homogen. Tahapan yang harus dilakukan untuk menarik sampel adalah sebagai berikut:

a. Susun kerangka sampel (daftar nama populasi) dalam kelompok dengan cara membagi jumlah populasi dengan jumlah sampel yang diinginkan.

b. Pilih salah satu kelompok dengan cara acak.

Source modul penelitian social hal 5.23
Share:

KETENTUAN PENULISAN KARYA ILMIAH UNIVERSITAS TERBUKA

Sesuai dengan Surat Edaran Dirjen DIKTI No. 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah, setiap mahasiswa diwajibkan melakukan publikasi ilmiah sebelum yang bersangkutan lulus suatu program studi dan mendapatkan gelar S1 maupun S2.
Format Penulisan:
  1. Ukuran kertas A4
  2. Spasi 1,5
  3. Jumlah Halaman 7-12
  4. Format File doc, docx, rtf atau odt
  5. Bahasa Indonesia maks. 200 kata, 3-5 kata kunci dan 1 spasi
  6. Tabel menggunakan Word Processor
  7. File: artikel dalam satu file menyeluruh, pemberian nama file (nama_nim_judul artikel)
Bagian Pembuka
      Cover
      Halaman judul.
      Halaman pengesahan.
      Abstraksi
      Kata pengantar.
      Daftar isi.
      Ringkasan isi.
Bagian isi
      Pendahuluan
      Kajian teori
      Metode penelitian
      Hasil penelitian

Bagian Penunjang
      Daftar pustaka.
      Lampiran- lampiran antara lain instrumen penelitian.
      Daftar Tabel
Sistematika Hasil Penelitian :
  1. Judul, Nama Penulis, Alamat Email, Program Studi, Universitas.
  2. Abstrak
  3. Kata Kunci
  4. Pendahuluan (tanpa subjudul, latar belakang masalah, tinjauan pustaka, dan masalah/tujuan penelitian)
  5. Metode
  6. Hasil dan Pembahasan
  7. Kesimpulan dan Saran
  8. Daftar Pustaka
Sistematika Hasil Pemikiran, Ide dan Gagasan :
  1. Judul, Nama Penulis, Alamat Email, Program Studi, Universitas.
  2. Abstrak
  3. Kata Kunci
  4. Pendahuluan (tanpa subjudul, latar belakang masalah, tinjauan pustaka, dan masalah/tujuan penelitian)
  5. Isi (dituliskan subjudul)
  6. Kesimpulan dan Saran
  7. Daftar Pustaka
Metode Karya Ilmiah :
  1. Menggambarkan langkah penelitian beserta alasannya.
  2. Statistik yang digunakan dikemukakan secara jelas.
  3. Cara melakukan analisis terhadap objek yang sedang diteliti.
Ketentuan Plagiasi:
      Dasar peraturan yaitu Permendiknas No.17 tahun 2010, pasal 1 ayat 1
      Cara menghindari Plagiat yaitu:
      Dilarang menyerahkan karya ilmiah orang lain sebagai karya ilmiah milik Anda, berupa karya ilmiah yang tidak ataupun telah dipublikasikan.
      Menuliskan sumber referensi pernyataan tentang fakta, data, pemikiran, atau pendapat yang bukan milik Anda.
Kutipan langsung harus berada dalam tanda petik dan gunakan kutipan langsung seminimal mungkin
  1. Dilarang menyerahkan karya ilmiah orang lain sebagai karya ilmiah milik Anda, berupa karya ilmiah yang tidak ataupun telah dipublikasikan.
  2. Menuliskan sumber referensi pernyataan tentang fakta, data, pemikiran, atau pendapat yang bukan milik Anda.
  3. Kutipan langsung harus berada dalam tanda petik dan gunakan kutipan langsung seminimal mungkin
  4. Dilarang menulis karya ilmiah gabungan dari beberapa karya ilmiah orang lain.
  5. Dilarang mengumpulakan atau mengunggah karya ilmiah yang sama untuk tugas atau publikasi lain.
  6. Dilarang membeli, meminjam, atau menggunakan makalah, artikel, skripsi, tesis dan disertasi karya orang lain sebagai karya Anda.
  7. Hindari meminjamkan karya ilmiah Anda kepada orang lain sebelum dipublikasikan melalui Jurnal Online UT

Terimakasih
Share:

AUDITING II AUDIT SIKLUS INVESTASI DAN PENDANAAN

Sebutkan 2 faktor yang dapat mendorong manajemen untuk dapat melakukan salah saji asersi siklus pendapatan dan pelaporan keuangan yang mengandung kecurangan

1. Tekanan untuk membuat lebih saji pendapatan sehingga melaporkan pencapaian target pendapatan atau profitabilitas padahal sebenarnya tidak terpenuhi karena faktor-faktor seperti kondisi ekonomi global, nasional, atau regional; dampak perkembangan teknologi terhadap daya saing perusahaan; atau buruknya manajemen. Cara yang digunakan untuk membuat lebih saji pendapatan mencakup pencatatan penjualan fiktif, penyelenggaraan pembukuan terbuka sehingga penjualan periode berikutnya dicatat pada periode berjalan (pisah batas yang tidak tepat), dan mencatat pengiriman barang yang tidak dipesan ke pelanggan menjelang akhir tahun dan mengakuinya sebagai penjualan tahun berjalan dan kemudian dibalikkan pada periode berikutnya.

2. Tekanan untuk membuat lebih saji kas dan piutang kotor atau kurang saji cadangan kerugian piutang dalam rangka melaporkan modal kerja yang lebih tinggi untuk memenuhi syarat perjanjian utang.

Sebutkan 1 contoh factor lingkungan pengendalian yang penting untuk mengurangi risiko kecurangan pelaporan keuangan dengan melakukan lebih saji pendapatan dan piutang

Faktor lingkungan pengendalian yang penting untuk mengurangi risiko kecurangan pelaporan keuangan dengan melakukan lebih saji pendapatan dan piutang, misalnya, adalah penerapan dan ketaatan manajemen terhadap standar integritas dan nilai-nilai etika yang tinggi.

Jelaskan 5 dokumen dan catatan penting yang digunakan dalam pemrosesan transaksi penyesuaian penjualan

Dokumen dan catatan penting yang digunakan dalam pemrosesan transaksi penyesuaian penjualan meliputi sebagai berikut.
a. Otorisasi retur penjualan. Formulir yang menunjukkan deskripsi, jumlah, dan data lain tentang barang yang diretur. Dokumen ini berfungsi sebagai landasan inisiasi retur penjualan dan pemrosesan retur penjualan internal retur dari pelanggan oleh penjual.
b. Otorisasi penghapusan piutang usaha. Formulir yang menunjukkan prosedur yang dilakukan dalam usaha penagihan dan dokumen otorisasi penghapusan piutang usaha.
c. Laporan penerimaan. Laporan yang dibuat saat menerima barang dari pelanggan yang menunjukkan kondisi dan jumlah barang yang diterima.
d. Memo kredit. Formulir yang menyatakan jumlah yang dikreditkan ke piutang usaha meliputi data spesifik bagian yang diretur, harga, dan nilai yang dikreditkan. Dokumen ini menjadi dasar pencatatan retur penjualan.
e. Jurnal. Dokumen yang digunakan untuk mencatat penyesuaian seperti penghapusan piutang usaha di buku besar.

Mengapa risiko bawaan persediaan / sediaan terbilang cukup tinggi pada entitas seperti pabrik, grosir, retailer? Jelaskan 3 alasannya

1. Volume transaksi pembelian, produksi, dan penjualan yang mempengaruhi akun-akun tersebut biasanya tinggi, meningkatkan kesempatan munculnya salah saji.
2. Sering ada masalah terkait identifikasi, pengukuran, dan alokasi kos sediaan seperti bahan baku, tenaga kerja dan kos pabrikasi tidak langsung, kos produksi bersama (joint costs), dan disposisi varian kos, akuntansi barang sisa dan masalah akuntansi kos lainnya.
3. Perbedaan sediaan yang besar kadang-kadang mengharuskan penggunaan prosedur khusus untuk menentukan jumlah sediaan, misalnya geometric volume tumpukan stok barang, aerial photography, dan perkiraan kuantitas oleh ahli.
4. Sediaan sering disimpan pada berbagai macam tempat, menambah kesulitan terkait mempertahankan kontrol fisik terhadap pencurian dan kerusakan, dan akuntansi barang saat transit antar lokasi yang memadai.
5. Sediaan sangat rawan usang, kerusakan, dan faktor lain seperti kondisi ekonomi secara umum yang dapat mempengaruhi permintaan dan kemudahlakuan, serta penilaian yang benar untuk sediaan.
6. Sediaan dapat dijual karena perjanjian pengembalian dan pembelian kembali.

Pada tes detail transaksi pada aktifitas tes substantive untuk asersi-asertsi sediaan, pada saat dilakukan uji penjurnalan, akun apa saja yang dilakukan pencocokan penjurnalan yang tercatat pada akun sediaan?

Beberapa atau semua jenis tes mungkin dilakukan sebagai bagian dari tes bertujuan ganda selama pekerjaan interim. Pencocokan penjurnalan yang tercatat pada akun sediaan terdiri atas berikut ini.

1) Debit pada sediaan barang dagang atau bahan baku ke faktur pemasok (vendor), laporan penerimaan, dan pemesanan pembelian.
2) Debit pada sediaan barang dalam proses atau barang jadi ke catatan kos produksi dan laporan produksi.
3) Kredit pada sediaan barang dagang atau bahan baku pada dokumen dan catatan penjualan.
4) Kredit terhadap sediaan barang dalam proses atau barang jadi pada catatan kos produksi dan laporan produksi.

 Ingat bahwa jurnal pencocokan yang meningkatkan saldo sediaan menyediakan bukti tentang keberadaan dan penilaian sediaan pada waktu transaksi. Entri pencocokan yang mengurangi saldo sediaan untuk menentukan ketepatan pengurangan sediaan menyajikan bukti lebih jauh tentang asersi penilaian harga pokok penjualan.
Share:

3 macam transaksi terkait aset tetap

Tes substantif menangani 3 macam transaksi terkait aset tetap, yaitu:
(1) penambahan, (2) penghapusan, dan (3) perbaikan dan pemeliharaan.

1) Pencocokan Penambahan Aset Tetap
Semua penambahan utama harus didukung dokumentasi berupa formulir otorisasi yang tepat waktu (in the minutes), voucher, faktur, kontrak, dan cek yang dibatalkan. Jumlah yang dicatat harus cocok dengan dokumentasi pendukung (EO1). Jika ada banyak transaksi, pencocokan dapat dilakukan dengan dasar tes. Dalam melakukan tes, auditor harus memastikan bahwa pengakuan akuntansi yang tepat telah dilakukan pada kos pemasangan, pengiriman, dan kos sejenis. Untuk konstruksi yang
masih berjalan, auditor dapat meninjau kontrak dan dokumentasi yang mendukung kos konstruksi.
Ketika aset tetap diperoleh dengan sewa modal, kos properti dan kewajiban terkait harus dicatat pada nilai sekarang dari pembayaran sewa minimum di masa depan (VA1). Akurasi penentuan nilai sekarang sewa klien harus dipastikan dengan penghitungan ulang. Pencocokan tambahan menyediakan bukti tentang keberadaan atau keterjadian (EO1), hak dan kewajiban (RO1), dan asersi penilaian dan alokasi (VA1).

2) Pencocokan Penghapusan Aset Tetap
Bukti penjualan, pembatalan, dan trade-in harus ada dalam bentuk perintah pengiriman uang kas, persetujuan tertulis, dan perjanjian penjualan. Dokumentasi tersebut harus diperiksa secara hati-hati untuk menentukan akurasi dan kepatutan pencatatan akuntansi, termasuk pengakuan untung atau rugi, jika ada. Prosedur-prosedur berikut juga berguna bagi auditor dalam menentukan apakah semua pembatalan telah dicatat (C2).
(a) Menganalisis berbagai macam akun pendapatan terkait penambahan dari penjualan aset tetap.
(b) Memeriksa pemindahan fasilitas terkait lini produksi dan operasi yang tidak dilanjutkan.
(c) Melacak pembatalan order pekerjaan dan otorisasi pembatalan terhadap pencatatan akuntansi.
(d) Meninjau peraturan asuransi untuk penghentian atau pengurangan penutupan.
(e) Membuat penyelidikan manajemen terkait pembatalan.
Bukti bahwa semua pembatalan atau penghapusan aset telah dicatat dengan benar terkait asersi keberadaan atau keterjadian (C2), hak dan kewajiban (RO1), dan asersi penilaian atau alokasi (VA3). Bukti yang mendukung validitas transaksi yang mengurangi saldo aset tetap berhubungan dengan asersi kelengkapan.

Akhirnya, bukti yang didapat ketika mengaudit penghapusan aset tetap dapat membantu dalam pengauditan biaya depresiasi. Rugi signifikan pada penghapusan aset dapat mengindikasikan bahwa estimasi depresiasi tidak cukup. Untung yang signifikan dapat mengindikasikan bahwa klien terlalu agresif dalam mendepresiasi aset (VA4, VA6).

3) Menelaah Jurnal Biaya Perbaikan dan Pemeliharaan
Tujuan auditor dalam melakukan tes yang terakhir adalah untuk menentukan kepatutan dan konsistensi penagihan biaya perbaikan. Kepatutan meliputi pertimbangan apakah klien telah membuat pembedaan yang tepat antara pengeluaran pendapatan dan modal. Maka dari itu, auditor harus mengamati tiap-tiap tagihan untuk mengidentifikasi hal-hal material yang perlu dikapitalisasi. Untuk hal-hal tersebut, auditor harus menguji dokumentasi pendukung seperti faktur
vendor, order pekerjaan perusahaan, dan otorisasi manajemen untuk menentukan kepatutan tagihan atau kebutuhan akan jurnal penyesuaian (E03). Auditor juga harus memperhitungkan pengeluaran lain yang mungkin telah dikapitalisasi oleh entitas, seperti halnya kos sambungan (line costs) pada perusahaan telekomunikasi atau kapitalisasi kos bunga. Konsistensi mencakup penentuan apakah kriteria perusahaan dalam pembedaan antara modal dan pengeluaran sama dengan tahun sebelumnya. Tes substantif memberikan bukti penting asersi kelengkapan (C4) untuk aset tetap sebab tes tersebut seharusnya mampu menyingkap pengeluaran yang seharusnya dikapitalisasi. Menganalisis jurnal biaya perbaikan juga menghasilkan bukti tentang penilaian aset tetap. Sebagai tambahan, analitis dapat mengungkapkan kesalahan klasifikasi pada akun-akun yang terkait dengan asersi penyajian dan
pengungkapan (PD1, PD3).
Share:

Millenials Gathering 2019 (Ekonomi kreatif hingga Content Creator)

Assalamualaikum kali ini oliv mau sharing tentang acara yang baru saja aku ikutin yaitu millenials gathering yang diselenggarakan di hotel grand jatra balikpapan. Acara ini diselenggarakan tanggal 23 maret 2019. Acara ini dimulai pukul 14.00 WITA. Dalam acara ini hadir kurang lebih 500 millenial kota balikpapan. Dalam acara ini ada dua pembicara yaitu dari kepala bekraf RI dan wakil ketua komisi X DPR RI.

Bekraf (gathering millenials 2019)

Wow aku excited banget menghadiri acara ini karena pembicaraan seminar ini seputar millenial dan ekonomi kreatif.


Mau tau apa arti ekonomi kreatif ? Contoh sederhananya adalah menjadikan suatu gagasan baru seperti budaya sebagai salah satu sumber ekonomi  (seperti yang ada di pulau bali) .

Nah menurut definisi Howkins, Ekonomi Kreatif adalah kegiatan ekonomi dimana input dan outputnya adalah gagasan.

Jadi menurut aku intinya sih ekonomi kreatif adalah menjadikan suatu gagasan baru menjadi suatu hal yang bermanfaat secara ekonomi.

Dateng ke acara ekonomi kreatif bareng yunia

Ah pusing pantun dulu yuk
Panas panas makan asinan
Makannya sambil bergandengan tangan
Selamat datang di kota balikpapan
Yang indah aman dan nyaman
udah pernah ke balikpapan belum nih gaes ??


Aseek , nah sekarang kita lanjut lagi ya gaes , aku mau cerita ada beberapa industri kreatif lo di Indonesia, yaitu seperti Periklanan, Arsitektur Pasar barang seni, Kerajinan (handicraft), Kuliner, Desain, Fashion, Film, video, dan fotografi, Musik, Seni pertunjukan, Penerbitan dan percetakan, Layanan komputer dan piranti lunak, Radio dan televisi, Riset dan pengembangan.

Ternyata banyak ya, jadi di era ekonomi kreatif digital ini semua orang bisa menciptakan kreasi masing2. Termasuk kamu para generasi millenial yuk ciptakan juga ide gagasan kamu yang bisa diwujudkan dan jadi bagian dari ekonomi kreatif.

Seru juga ya ekonomi kreatif itu. Biar tambah asik ini Oliv kasih tips seputar ide atau gagasan untuk membuat uang di dalam bisnis ekonomi kreatif.


 3 gagasan untuk kamu generasi millenial untuk membuat uang di dalam bisnis ekonomi kreatif. 


Sumber google.co.id

1.Membuat Skill Menjadi "Produk"

Jadi buat kamu generasi millenial yang mempunyai skill, yuk asah skill kamu dan ubah skill tsb menjadi produk.
Contohnya jika kamu punya skill desain grafis, fashion, desain interior, jasa desain blog, apps, video, fotografi, dll. Buat skill mu menjadi produk /jasa dan pasarkan melalui media sosial. Jangan takut memulai. Mulai saja dulu.. Okey

2.Mengajar Sebuah Keahlian Tertentu 

Kalau kamu punya keahlian, yuk jadikan itu sebagai bisnis. Keahlian atau kemampuan ini dapat berupa teknis, kreatif atau bahkan mencakup soft skill seperti MC, networking dan komunikasi.

3.Mempublikasikan Konten ( Content Creator) 

Nah ini dia yang menjadi ladang favorit para generasi millenial saat ini yaitu menjadi content creator baik di instagram, youtube, ataupun facebook. Ya seperti kita semua tahu bahwa generasi millenial itu identik dengan hape yang selalu dalam genggaman. Bangun tidur yang dicari hp, kemana mana hp selalu melekat, kalah2 deh jodoh atau pacar hehehe. Nah identik dengan hp, generasi millenial juga identik dengan salah satu generasi yang sangat menggandrungi medsos. Nah ini jadi ladang yang sangat menguntungkan untuk kamu para generasi millenial untuk menjadi pembuat konten yang dapat dinikmati orang banyak.

Ada beberapa cara menjadi content creator sukses yaitu dengan memilih konten yang sesuai passion, punya karya yang original, selalu update tentang hal kekinian,  bisa multitasking, dan konsisten.

Contoh content creator yaitu seperti blogger, vlogger, dll.
Seperti aku sendiri juga sudah join lo di industri ekonomi kreatif yaitu dengan menjadi beauty vlogger via youtube, hehe.

Nah itu dia kira2 beberapa gagasan yang bisa kamu ikuti sebagai generasi millenial untuk bisa join didalam ekonomi kreatif. Karena menurut aku ekonomi kreatif cocok banget untuk kita generasi millenial.

Nah apakah kamu tertarik join di dunia ekonomi kreatif ?


Share:

REVIEW MASKER BLACK JELLY ? SKINCARE MEWAH & ALAMI BY EILEEN GRACE


Halo assalamualaikum, beautylivs readers, apakah pernah mendengar tentang jelly mask ? Apakah pernah mencoba masker bertekstur jelly ? Belum pernah ? Iya samaan nih, aku juga belum pernah menggunakan masker bertekstur jelly seperti ini. Jadi ini adalah pertama kali aku mencoba masker unik seperti ini.


Sejak aku menjadi seorang ibu, me time sadalah salah satu surga dunia. Biasanya waktu me time, akan aku gunakan untuk maskeran. Kenapa maskeran ? Karena maskeran adalah kegiatan praktis dengan segudang manfaat. Aku bisa maskeran sambil melakukan kegiatan lainnya semisal berbaring, menonton TV, bermain hp, namun tetap mendapat manfaat masker tersebut secara maksimal, sungguh sangat menyenangkan.

Lagi lagi sebagai seorang Ibu seringkali aku membersihkan rumah, namun lupa untuk membersihkan wajah. Untuk itu aku akan membahas masker yang memiliki fungsi layaknya vacuum cleaner bagi wajah kita. Tentu saja wajahku yang kotor ini sangat membutuhkannya. Daripada berlama-lama yuk langsung ke reviewnya..

SOURCE: GOOGLE.COM

NAME : DEEP CLEANSING BLACK JELLY MASK
BRAND : EILEEN GRACE
NETTO : 300 ML
BPOM : NA47180200696
PRODUCED BY :  Biotech, INC., - Taoyuan City 33860, Taiwan
IDR 247.500

Selain di Indonesia, Eileen Grace juga hadir di Kanada dan Amerika  . Eileen Grace menghadirkan rangkaian produk kecantikan mulai dari  masker wajah , Absolutely White CC Cream dan sunscreen.

Dalam pembuatannya, produk Eileen Grace juga melakukan yang terbaik. Setiap produknya disempurnakan lebih dari 100 kali dan dibuat lebih dari 8.000 jam untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Semua kosmetik dari Eileen Grace juga telah diuji dan lulus dari SGS test, drug certificate, dan FG Evaluation.

Cocok digunakan untuk kulit: Berminyak, Sensitif,  Ibu hamil dan menyusui, dan Kombinasi.

KLAIM PRODUK




- Membersihkan kulit hingga ke lapisan yang paling dalam dan mengangkat penyumbat pori-pori seperti komedo, white/black head.

- Mengecilkan pori-pori dengan pemakaian yang rutin.

- Mengandung Activated Bamboo Charcoal (Arang bamboo aktif) yang dapat mencegah pertumbuhan jerawat dan Alpha Hydroxy yang dapat menghilangkan jerawat dari dalam.

- Terdapat kandungan popular Aloe Vera Gel yang mampu melembabkan dan mengontol minyak berlebih di wajah.

Kemasan / Packaging




Deep Cleansing Black Jelly Mask by Eileen Grace ini dikemas dalam Jar berwarna putih dengan tulisan berwarna hitam. Ketika kita membuka kemasan jarnya, dengan cara memutar tutupnya, kamu akan menemukan spatula didalamnya dan  terdapat pembatas yang berfungsi agar isi masker tidak bersentuhan langsung dengan tutup jarnya.


Dibagian depan kemasan Deep Cleansing Black Jelly Mask by Eileen Grace terdapat informasi mengenai kegunaan dari masker in. Sedangkan di sekeliling jarnya terdapat informasi mengenai komposisi, cara pakai, expired date, PAO, No BPOM, diproduksi oleh, peringatan, dan netto. Semua informasi tersebut hadir dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Sebagai informasi tambahan kemasan Deep Cleansing Black Jelly Mask by Eileen Grace ini ada yang berbentuk sachet juga loh (35 ml). Jadi buat kamu yang ingin mencoba produk ini, bisa membeli kemasan sachetnya.

Kandungan / Ingredients

Aloe Vera Gel, Hamamelis Virginiana(Witch Hazel) ExtractCucumis Sativus (Cucumber) Fruit ExtractChamomilla Recutita (Matricaria) Flower ExtractCalendula Officinalis Flower ExtractChondrus Crispus ExtractGlycolic AcidLactic AcidActivate CarbonBamboo CharcoalWaterPropylene GlycolAcrylates/C10-30 Alkyl Acrylates CrosspolymerTriethanolamineFragranceMethylisothiazolinone

See my video below , to see more description about the ingredients , (aku sudah jelasin panjang kali lebar = luas wkwkwk tentang fungsi kandungan diatas satu persatu, jadi selamat menonton)



Cara Pakai / How to use it


1. Bersihkan wajah;
2. Aplikasikan masker jelly menggunakan spatula bawaan dari masker ini;
3. Gunakan selama 15-20 menit, dan gunakan 2-3 x dalam seminggu;
4. Bersihkan masker jelly tersebut terlebih dahulu menggunakan spatula, kemudian bilas dengan air bersih;
5. Gunakan Moisturizer.


Tips : Untuk mengangkat jelly dari wajah dapat menggunakan sendok jika kalian membeli kemasan sachetnya. Karena dikemasan sachet tidak ada spatulanya. Kenapa harus diangkat terlebih dahulu dengan spatula / sendok ? Karena jika hanya dengan air, masker ini tidak akan terangkat dengan sempurna. Jangan menggunakan masker ini lebih dari 20 menit. Dan jangan membilas masker ini dengan sabun wajah cukup dengan air bersih.

Tekstur dan Bau / Texture and Scent


Teksturnya seperti jelly (gel) berwarna hitam, baunya soft tidak menyengat. Teksturnya yang unik yaitu gel ke arah jelly, membuat masker ini tidak akan mengering seperti pada masker bubuk. Jadi jangan tunggu masker ini sampai mengering ya, karena bisa sampai lebaran monyet baru kering hehe..

Hasil Pemakaian / Result

First, Deep Cleansing Black Jelly Mask by Eileen Grace  ini didesain untuk kulit Normal to Oily . Alhamdulillah sangat pas di aku yang memang memiliki tipe kulit normal to oily.

Menurut aku saat paling menyenangkan dari proses maskeran ini adalah  saat aku oleskan kewajah, yaitu ada sensasi dingin yang bertahan cukup lama. Semriwing..


Setelah pemakaian produk ini wajahku langsung setingkat lebih cerah dan terasa lembab. Kecerahan disini tidak bertahan permanen ya, hanya sementara saja setelah pemakaian masker, yang menandakan wajah lebih bersih setelah pemakaian masker.

Keunikannya,


Masker ini adalah masker yang berfungsi membersihkan kulit, dan biasanya masker dengan tipe seperti ini akan memberikan sensasi “ketarik”, “kesat”, dan sejenisnya setelah pemakaiannya. Namun tidak dengan masker ini, setelah memakai masker ini wajahku tetap terasa lembab dan bersih.

Kekurangannya,

Karena teksturnya jelly jadi tidak bisa langsung dibersihkan dengan air, harus diangkat dulu menggunakan spatula, kemudian dibilas dengan air bersih.

Setelah menggunakan ini selama 6x pemakaian, tidak ada efek beruntusan / timbul jerawat diwajah aku, atau efek buruk lainnya. Bahkan setelah rajin menggunakan masker ini aku merasa komedo di bagian hidung berkurang. Alhamdulillah.

Where to buy

WhatsApp : 087869098155
YT: Eileen Grace Indonesia
Shopee
Tokopedia

Sekian review aku mengenai Deep Cleansing Black Jelly Mask by Eileen Grace.
Thankyou beautyzoneborneo for letting me try this awesome product. Last see you soon on my next post, semoga bermanfaat.

Share: