KONSEP HORIZON PERTUMBUHAN

 Jelaskan oleh saudara mengenai konsep horizon pertumbuhan

Baghai dkk. (2000: 3-17) memperkenalkan konsep tiga horizon pertumbuhan: (1) mempertahankan dan memperbesar bisnis inti yang kini telah dimiliki (extend dan defend core businesses),(2) membangun bisnis baru yang siap dikembangkan (building emerging businesses), dan (3) menciptakan alternatif pilihan bisnis baru yang dapat dipertanggungjawabkan (creating viable options). Perhatian manajemen harus secara serentak – bukan bergantian - diarahkan pada tiga horizon tersebut.

Konsep ini dikenalkan karena perhatian manajemen tidak sematamata hanya pada pencapaian pertumbuhan, melainkan telah sampai
pertumbuhan berkelanjutan. Bisa jadi karena mereka menyadari bahwa tantangan membesarkan perusahaan semakin kompleks. Sumber daya yang ada tidak boleh diarahkan hanya pada pencapaian tujuan jangka pendek yang dapat bertolak belakang dengan pencapaian tujuan jangka panjang.
Kebutuhan perusahaan tidak lagi hanya sekedar hidup, sehat, dan berkembang. Perusahaan juga membutuhkan usia panjang (de Geus, 1997; Dunphy, dkk. ed. 2000; Hagel III dan Brown, 2005).

Jika manajemen hanya memfokuskan pada horizon pertama saja maka perusahaan yang dikelola terancam mengalami penurunan pertumbuhan di masa depan. Di saat yang sama keberhasilan mengelola horizon pertama merupakan jaminan untuk memasuki horizon kedua dan ketiga. Kegagalan pengelolaan horizon pertama menjadikan manajemen tidak memiliki sumber daya dan dana yang cukup untuk memasuki horizon
berikutnya. Secara ringkas, jenis strategi pertumbuhan dapat dibedakan sebagai berikut:
1. Konsentrasi
2. Perluasan pasar
3. Pengembangan produk
4. Integrasi horizontal
5. Integrasi vertikal
6. Diversifikasi konsentrik
7. Diversifikasi konglomerasi

Salam,

Sumber:

BMP Manajemen Strategik Edisi 2


Share:

No comments:

Post a comment