82 Penyebab Penyakit via Analisa Perilaku & Analisa Emosi


source : google.com
Assalamualaikum, sahabat beautylivs semuanya, kali ini Oliv mau berbagi mengenai penyebab penyakit disertai dengan penyebabnya. Penyebab yang terkait dengan perilaku kita sehari-hari yang mungkin kurang tepat. Sebagaimana prinsip yang selalu Oliv pegang bahwa, segala penyakit, kesedihan, musibah, ataupun hal buruk yang menimpa kita adalah disebabkan oleh dosa-dosa kita. Maka tabel dibawah ini akan jadi bahan evaluasi diri kita terhadap perilaku kita yang menyebabkan kita tertimpa penyakit tersebut.

Hal ini sejalan dengan beberapa artikel yang sering Oliv baca yaitu penyebab penyakit menurut ustad danu. Oliv pribadi sangat setuju dengan analisis-analisis ustad danu yang menghubungkan antara penyakit dengan tindak tanduk kita sehari-hari, serta hubungannya dengan emosi.

Semoga list dibawah ini bisa bermanfaat untuk sahabat semua, dan bisa menjadi bahan evaluasi diri masing-masing agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya, aamiin.

Semoga bermanfaat



Penyakit
Kemungkinan Landasan Emosi
Adenoid
Konflik dalam keluarga.
Perasaan tidak diinginkan orang tua.
AIDS
Perasaan tidak mampu membela diri.
Perasaan ditolak oleh lingkungan.
Ketidak mauan untuk menerima diri sendiri.
Penyangkal hasrat seksual.
Alergi
Penyangkalan tentang kekuatan diri sendiri.
Pikun ( Alzeimer, Dementia, Senility Disease )
Penolakan akan realitas hidup.
Perasaan tidak mampu dan tidak punya harapan.
Kemarahan.
Amnesia
Ketakutan.
Melarikan diri dari realitas hidup.
Ketidakmampuan untuk mandiri.
Anorexia
Penolakan akan diri sendiri.
Ketakutan ekstrim, kebencian pada diri sendiri dan perasaan ditolak.



Apatis
Penolakan atas kemampuan diri sendiri untuk merasakan sesuatu rasa takut.
Arteriosclorosis
Perlawanan, ketegangan.
Penolakan untuk melihat sisi positif dari kehidupan.
Pemikiran yang sempit terhadap kehidupan.
Arthritis
Perasaan tidak dicintai atau ditolak.
Keinginan untuk menghukum dan menyalahkan orang lain.
Perasaan untuk dikorbankan.
Asthma
Ketidak mampuan untuk mengekspresikan kesedihan (menangis).
Perasaan tertekan.
Bisul
Perasaan terluka, terhina dan dendam yang menahun.
Bau badan
Takut.
Tidak suka akan diri sendiri.
Ketakutan akan orang lain.
Batu ginjal
Gumpalan dari rasa marah yang tidak terlupakan.




Cemas Dissmenorrhea
(Menstrual Problems)
Ketidak mampuan untuk menerima proses kehidupan.
Ketidak mampuan untuk menerima diri sendiri.
Depresi
Perasaan marah yang tidak mampu mengekspresikan.
Marasa tidak punya harapan.
Diabetes (Hiperglisemia Mellitus)
Perasaan tidak puas.
Keinginan yang besar untuk mengontrol sesuatu.
Kesedihan yang mendalam.
Deman
Perasaan marah yang tidak mampu diekspresikan.
Endometrosis
Perasaan tidak aman, kecewa dan frustasi.
Menyalahkan orang lain.
Epilepsi
Menyakiti diri sendiri.
Perasaan ditolak.
Perasaan dihukum.
Enuresis (ngompol)
Ketakutan pada figure ayah.
Kecemasan.
Ketidak mampuan untuk melepaskan masa lalu.
Perasaan kecewa yang ditekan kuat.


Frigid
Takut.
Penolakan akan kenikmatan.
Kepercayaan bahwa seks adalah dosa.
Glukoma
Tekanan dari luka masa lalu.
Ketidak mampuan untuk memaafkan.
Ginjal
Kekecewaan.
Perasaan gagal.
Rasa malu yang ditekan.
Herpes Genetalis
Perasaan bersalah akan dorongan seksual.
Herpes Simplex
Ketakutan untuk mengekspresikan kemarahan.
Hepatitis
Ketakutan akan perubahan.
Takut, marah, benci & ketidak puasan akan hidup.
Hernia
Ketidak mampuan untuk menjalin relasi.
Tertekan.
Influensa
Respon dari tanggapan negative oleh lingkungan sekitar.
Takut.
Impoten
Perasaan bersalah akan tekanan dorongan seksual.


Infeksi
Perasaan marah dan terganggu oleh sesuatu atau seseorang.
Insomnia
Takut.
Perasaan bersalah.
Penolakan akan proses hidup.
Jerawat
Tidak menerima diri sendiri.
Ketidak sukaan dengan diri sendiri.
Juling
Ketidak inginan untuk melihat kehidupan dari sisi yang berbeda.
Memiliki konflik dalam diri yang tidak terselesaikan.
Kebotakan
Takut.
Perasaan tertekan.
Keinginan untuk mengontrol segalanya.
Kanker
Makan ati yang menahun.
Katarak
Ketidak beranian untuk menghadapi masa depan.
Koma
Takut.
Perasaan ingin melarikan diri dari sesuatu atau seseorang.
Kolesterol Tinggi
Ketidak mampuan untuk menikmati hidup.
Ketakutan untuk membiarkan diri hidup bahagia.
Kram
Rasa takut datang tiba-tiba.



Kecanduan
Melarikan diri dari diri sendiri.
Takut.
Tidak tahu bagaimana untuk mencintai diri sendiri.
Penolakan akan diri sendiri.
Kutil
Luapan kemarahan yang terpendam.
Kaku Rahang
Kemarahan.
Perasaan ditolak.
Keinginan yang kuat untuk membalas dendam.
Penolakan untuk mengekspresikan kemarahan.
Laringitis
Rasa marah yang teramat sangat sampai tidak bisa diungkapkan.
Ketakutan untuk mengekspresikan kemarahan.
Liver
Rasa marah yang terpendam.
Lupus
Putus asa.
Ketidak mampuan untuk mandiri.
Marah dan perasaan terhukum.
Luka Menahun
Perasaan tidak mampu untuk membela diri.
Kekecewaan terhadap otoritas.
Korban kekerasan.


Leukimia
Ketidak mampuan untuk menikmati hidup.
Kekurangan keceriaan dan kreatifitas dalam hidup.
Memar (Dikulit)
Kemarahan yang terpendam.
Keinginan terpendam untuk melukai orang lain (objek kemarahan).
Mata miop (-)
Ketakutan akan masa depan.
Mata hipermetrop (+)
Perasaan takut, dibayangi oleh kesalahan masa lalu.
Narcolepsy
Ketidak mampuan untuk mengatasi.
Ketakutan ekstrim.
Nervous Breakdown
Ketidak mampuan untuk menjalin relasi.
Ngorok
Penolakan untuk melepaskan pandangan-pandangan yang sudah ketingggalan jaman.
Migrain
Kritik diri terlalu kuat.
Takut.
Masalah Menopause
Takut tidak lagi diinginkan.
Takut akan kemunduran fisik.
Penolakan akan diri sendiri.
Merasa diri tidak cukup baik atau kurang sempurna.


Miscariage (aborsi spontan)
Penolakan akan hasrat kewanitaan.
Perasaan bersalah dan takut.
Mimisan
Keinginan untuk diakui.
Ketakutan untuk tidak dikenali dan tidak menjadi pusat perhatian.
Keinginan untuk dicintai.
Maag
Takut.
Perasaan tidak puas terhadap diri sendiri.
Nyeri Perut
Kecemasan.
Ketidak mampuan untuk merawat diri.
Pegal-pegal
Kebutuhan untuk dicintai dan disayang.
Kebutuhan untuk dipeluk.
Kebosanan menahun.
Palsy (Bells Palsy, Celebral Palsy, Paralysis)
Rasa marah yang ditekan dengan kuat.
Ketidak mampuan  untuk mengekspresikan kemarahan.
Keinginan untuk menyatukan keluarga dalam sebuah kehangatan cinta.
Polio
Kecemburuan.
Keinginan untuk menghentikan sesuatu atau seseorang.



Pnemonia
Putus asa.
Kelelahan emosional.
Luka emosi yang tidak tersembuhkan.
Premenstrual Syndrome
Memperbolehkan orang lain untuk.
Osteoporosis
Perasaan tidak adanya dukungan social.
Obesitas (kegemukan)
Takut.
Kebutuhan untuk dilindungi.
Kemarahan yang terpendam.
Ketidak inginan untuk memaafkan.
Sakit Punggung (bawah)
Ketakutan akan uang.
Kekurangan dukungan finansial.
Sakit Punggung (tengah)
Perasaan bersalah.
Ketidak mampuan untuk melepaskan hal-hal yang terjadi dimasa lalu.
Sakit Punggung (atas)
Kebutuhan akan dukungan emosional dari orang lain.
Perasaan tidak dicintai.




Selulit
Kemarahan pada diri sendiri.
Keinginan yang kuat untuk menghukum diri sendiri.
Sembelit
Ketidak mampuan untuk melepaskan masa lalu.
Serangan Jantung
Perasaan kesepian dan ditinggalkan.
Merasa tidak cukup baik.
Takut gagal.
Sinusitis
Perasaan terganggu atau jengkel terhadap seseorang.
Tekanan Darah Tinggi
Permasalahan emosi masa lalu yang tidak terselesaikan.
Tekanan Darah Rendah
Kekurangan kasih sayang pada masa kanak-kanak.
Ketidak inginan untuk berubah.
Tuli
Perasaan ditolak atau ditinggalkan.
Perasaan tidak ingin diganggu.
Tiroid (hipertiroid)
Marah karena merasa ditinggalkan.
Tiroid (hipotiroid)
Menyerah.
Perasaan tidak mampu.




Tuberkolosis
Keberhargaan diri yang berlebihan.
Posessif.
Pikiran yang kejam.
Balas dendam.
Tumor
Ketidak mampuan untuk melepaskan dendam masa lalu.
Perasaan menyesal yang mendalam.
Vertigo
Penolakan akan kenyataan hidup.
Share:

No comments:

Post a comment