Pemeriksaan atas Siklus Perolehan dan Pembayaran Beban di bayar di muka

Assalamualaikum, berikut penjelasan mengenai Pemeriksaan atas Siklus Perolehan dan Pembayaran Beban di bayar di muka dan Perlengkapan Kantor , btw guys, kalau ada tambahan atau koreksi boleh banget lo, karena ku juga masih newbie wkwkwk.



Nah ini dia tahapan Pemeriksaan yang paling efektif untuk siklus perolehan dan pembayaran beban dibayar di muka adalah dengan melaksanakan dua prosedur pemeriksaan yaitu prosedur compliance test dan prosedur substantive test.

Prosedur Pemeriksaan untuk Compliance Test

1. Pelajari dan evaluasi internal kontrol atas biaya dan pajak dibayar di muka . Mencari tahu apakah setiap pembayaran sudah didukung oleh bukti-bukti yang sah dan lengkap, apakah sudah diotorisasi, apakah bukti setoran pajak , dan bukti potong sudah di simpan dengan baik dan rapih, dan apakah lease agreement, insurance policy sudah di arsipkan dengan baik dan rapih. Lalu lakukan test transaksi atas biaya dan pajak dibayar dimuka.
2. Tarik kesimpulan mengenai internal kontro; atas biaya dan pajak dibayar dimuka. Jika tes transaksi dari auditor tidak menemukan sesuatu kesalahan, maka auditor bisa menyimpulkan bahwa pengendalian intern atas biaya dan pajak dibayar di muka berjalan efektif. Karena itu tes substantif atas perkiraan biaya dan pajak dibayar di muka bisa dipersempit.

Prosedur Pemeriksaan Substantif Sewa Dibayar di muka (Prepaid Rent)

1. Minta rincian sewa dibayar di muka per tanggal neraca
 2. Cek ketelitian perhitungan matematis
3. Cocokan saldo sewa dibayar dimuka per tanggal neraca dengan saldo buku besar sewa dibayar di muka
4. Cocokkan saldo awal prepaid rent dengan kertas kerja pemeriksaan tahun lalu
5. Lakukan vouching untuk pembayaran prepaid rent di tahun berjalan dan periksa lease agreement
6. Cocokkan total yang dibebankan sebagai biaya sewa ke buku besar biaya sewa
7. Dalam hal ini ada biaya sewa langsung dibebankan ke perkiraan biaya sewa
8. Buat usulan audit adjustment jika diperlukan

Prosedur Pemeriksaan Substantif Asuransi Dibayar di muka (Prepaid Insurance)

1. Minta rincian Prepaid Insurance pertanggal neraca
2. Cek akurasi matematis
3. Cocokkan saldo Prepaid Insurance per tanggal neraca dengan saldo buku besar
 4. Cocokkan saldo awal Prepaid Insurance dengan kertas kerja pemeriksaan tahun lalu
5. Lakukan vouching  untuk pembayaran premi asuransi di tahun berjalan,
6. Periksa polis asuransi dan cocokan data dalam polis asuransi dengan rincian Prepaid Insurance
7. Tie-up yang dibebankan sebagai biaya asuransi ke buku besar biaya asuransi
8. Periksa apakah nilai pertanggungan cukup atau tidak dalam arti tidak terlalu besar atau terlalu kecil
9. Perhatikan apakah didalam pola asuransi terdapat banker’s Clause maksudnya apakah dalam polis asuransi tersebut ada salah satu pasal yang menyebutkan bahwa kalau terjadi klaim, karena yang diasuransikan terbakar atau hilang, maka ganti rugi harus dibayarkan kepada bank.
10. Buat usulan audit adjustment jika diperlukan.

Prosedur Pemeriksaan Substantif Iklan Dibayar di muka (Prepaid Advertising)

1. Minta rincian prepaid advertising  per tanggal neraca
2. Check footing dan cocokkan saldo akhir prepaid advertising ke buku besar dan saldo awal ke kertas kerja pemeriksaan tahun lalu
3. Periksa bukti pembayaran dan surat perjanjian dan bukti pembelian
4. Periksa kebenaran pembebanan ke biaya, untuk barang - barang souvenir harus dilakukan stock opname pada akhir tahun

Prosedur Pemeriksaan Substantif Pajak Dibayar di muka (Prepaid Taxes)

1. Minta rincian prepaid taxes  pertanggal neraca
2. Check footing dan cocokkan saldonya ke buku besar
3. Untuk pajak penghasilan, bandingkan angka prepaid taxes di rincian SPT PPh badan.
4. Untuk PPN- masukan bandingkan angka prepaid taxes di rincian dengan SPT Masa (SPM).

Terimakasih
Share:

No comments:

Post a comment